Perbedaan saham biasa dan preferen
1. Jelaskan apa perbedaan saham biasa dan saham preferen?
Saham Biasa
- kewajiban pemegang saham terbatas pada jumlah yang diberikan saja.
- hak suara pemegang saham, sehingga dapat memilih direksi dan kebijakan tertentu.
- hak memesan kembali (preemptive right) bila perusahaan penerbit menerbitkan saham baru.
- jumlah dividen yang diperoleh tergantung pada kinerja perusahaan.
- pengembalian investasi saat perusahaan gulung tikar (dilikuidasi) adalah setelah pemegang saham preferen.
Saham Preferen (spesial)
- mendapatkan beberapa perlindungan yang biasanya dinikmati para kreditur.
- pengembalian investasi saat perusahaan gulung tikar (likuidasi) lebih diutamakan.
- jumlah dividen yang diperoleh tetap dan memiliki hak kumulatif atas dividen.
- tidak memiliki hak suara
2. Apa yang dimaksud dengan reserve split? Dan berikan contohnya?
Adalah saham yang nilainya terlalu kecil, yang sering dianggap tidak baik. Jika saham meningkatkan biaya transaksi semakin mengecil.
Contoh:
Apabila memiliki saham di perusahaan sejumlah 1000 lembar dengan harga Rp. 500 dan akan dilakukan reverse split dengan perbandingan 2:1 maka jumlah saham menurun menjadi 500 lembar dan harganya menjadi Rp. 250
3. Jelaskan mengenai pasar keuangan di Indonesia?
Pasar keuangan di Indonesia berasa di bursa efek Indonesia. Yang bertugas untuk menjembatani perusahaan go public untuk mendapatkan permodalan dari individu ataupun kelompok dalam bentuk saham.
4. Mengapa kita perlu mempelajari nilai waktu dari uang, jelaskan?
Karena nilai uang akan sangat penting dalam berbagai keputusan manajemen, karena uang saat ini selalu dihargai jauh lebih tinggi dibandingkan uang dimasa lalu.
5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan underpricing?
Adalah harga saham di pasar perdana memiliki nilai yang lebih rendah dibandingkan harga saham di pasar sekunder.
Comments
Post a Comment